Mansagan News -Komitmen Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Grobogan dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan kembali ditegaskan melalui sebuah gerakan edukatif bertajuk GEMATI (Gerakan Hemat Energi Setiap Hari). Gerakan ini menjadi salah satu langkah nyata madrasah dalam mengajak seluruh warga madrasah untuk lebih bijak dalam menggunakan energi sekaligus mendukung program Madrasah Adiwiyata yang selama ini terus digelorakan.
GEMATI digagas sebagai gerakan bersama yang melibatkan seluruh keluarga besar MAN 1 Grobogan, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh murid. Melalui gerakan ini, madrasah mendorong lahirnya kebiasaan sederhana namun memiliki dampak besar bagi kelestarian lingkungan.
Dalam implementasinya, warga madrasah diimbau untuk membiasakan diri mematikan berbagai perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan, seperti AC, kipas angin, lampu, proyektor, serta perangkat listrik lainnya. Kebiasaan kecil tersebut diyakini mampu memberikan kontribusi nyata dalam menghemat energi listrik sekaligus mengurangi pemborosan penggunaan energi di lingkungan madrasah.

Gerakan ini digencarkan setiap hari melalui berbagai bentuk pengingat dan sosialisasi di lingkungan madrasah. Harapannya, kesadaran untuk hemat energi tidak hanya menjadi aturan, tetapi tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari seluruh warga madrasah.

Ketua Tim Adiwiyata MAN 1 Grobogan, Joko Riswanto, menjelaskan bahwa GEMATI merupakan bagian dari upaya edukasi lingkungan yang berkelanjutan di madrasah. Menurutnya, membangun kesadaran ekologis tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan melalui pembiasaan yang terus menerus.
“Gerakan GEMATI ini kami gagas untuk menumbuhkan kesadaran seluruh warga madrasah bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal kecil. Mematikan lampu saat ruangan tidak digunakan, menghemat penggunaan AC, atau memastikan perangkat elektronik dimatikan setelah dipakai merupakan langkah sederhana namun berdampak besar jika dilakukan bersama,” ungkap Joko Riswanto.
Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada penghematan energi semata, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para murid agar lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
“Kami ingin para murid MAN 1 Grobogan memiliki kesadaran lingkungan yang kuat. Ketika mereka terbiasa hemat energi di madrasah, diharapkan kebiasaan baik itu juga diterapkan di rumah dan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Dukungan penuh terhadap gerakan GEMATI juga disampaikan oleh Kepala MAN 1 Grobogan, Kasmuin. Ia menilai bahwa gerakan hemat energi merupakan bagian penting dalam upaya menjaga keseimbangan lingkungan serta menekan dampak pemanasan global yang semakin nyata dirasakan di berbagai belahan dunia.
“Madrasah sebagai lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan. Melalui GEMATI, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa hemat energi adalah bagian dari ikhtiar kita menjaga bumi,” tutur Kasmuin.
Lebih lanjut, ia berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai slogan semata, melainkan benar-benar menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga madrasah.
“Kami berharap GEMATI menjadi budaya di MAN 1 Grobogan. Jika seluruh warga madrasah memiliki kesadaran yang sama untuk hemat energi, maka kita tidak hanya menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan nyaman, tetapi juga turut berkontribusi dalam mengurangi dampak pemanasan global,” tambahnya.
Sebagai madrasah yang mengusung semangat Adiwiyata, MAN 1 Grobogan memang terus mengembangkan berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Mulai dari gerakan pengelolaan sampah, penghijauan madrasah, hingga berbagai kampanye peduli lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Kehadiran GEMATI (Gerakan Hemat Energi Setiap Hari) semakin memperkuat komitmen tersebut. Melalui gerakan ini, MAN 1 Grobogan ingin menunjukkan bahwa upaya menjaga bumi dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, MAN 1 Grobogan terus melangkah menjadi madrasah hijau yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi pelopor gerakan pendidikan ramah lingkungan di Kabupaten Grobogan. (TK Mansagan)
