Mansagan News – Suasana Jumat siang yang teduh menghadirkan ketenangan di Masjid Ki Abdur Rahman MAN 1 Grobogan saat para jemaah mulai memadati saf-saf masjid untuk menunaikan Salat Jumat. Guru, pegawai, siswa, serta warga sekitar tampak hadir dengan penuh kekhusyukan, menjadikan pelaksanaan ibadah Jumat berlangsung khidmat dan sarat makna spiritual.
Khotbah Jumat kali ini disampaikan oleh Nur Ulafahman Habibi. Dalam khotbahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan penting yang dipetik dari sabda Rasulullah SAW pada peristiwa Haji Wada’, yakni khutbah perpisahan Nabi Muhammad SAW yang menjadi salah satu warisan nasihat terbesar bagi umat Islam.
Dengan penyampaian yang tenang dan menyentuh, khatib mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjaga persaudaraan, kehormatan sesama Muslim, serta menegakkan nilai keadilan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan Rasulullah SAW dalam Haji Wada’ juga menekankan pentingnya menjaga amanah, menjauhi permusuhan, dan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT sebagai bekal utama dalam kehidupan.
Selain itu, jemaah juga diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang dan menjunjung tinggi persatuan umat. Di tengah kehidupan yang terus berkembang, nilai-nilai yang disampaikan Nabi dalam khotbah Haji Wada’ dinilai tetap relevan sebagai pedoman dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Para jemaah tampak khusyuk mendengarkan setiap pesan yang disampaikan. Suasana masjid yang tenang semakin menambah kekhidmatan khotbah, terlebih saat khatib mengingatkan bahwa pesan-pesan Rasulullah SAW bukan sekadar sejarah, tetapi pedoman hidup yang perlu dijaga dan diamalkan hingga akhir zaman.
Usai khotbah, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Momentum Jumat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk terus menjaga nilai-nilai persaudaraan, akhlak mulia, dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari. (TK Mansagan)
