Mansagan News–Senin, 13 Juli 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) bersama Puskesmas Purwodadi bekerja sama dengan MAN 1 Grobogan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kesehatan Usia Sekolah dengan fokus pada pencegahan Diabetes Melitus serta edukasi HIV/AIDS dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini diikuti oleh para murid MAN 1 Grobogan dengan penuh antusias.
Kepala MAN 1 Grobogan, Kasmuin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa senangnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik untuk meraih masa depan yang gemilang.
“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi kesehatan ini. Kesehatan adalah yang utama. Kalau sehatnya mantap, maka semua cita-cita akan lebih mudah tercapai. Kami berharap para murid dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kasmuin.
Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Sri Hadi Nugroho, menyampaikan terima kasih kepada pihak MAN 1 Grobogan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengetahuan tentang kesehatan diri sangat penting dimiliki oleh para pelajar sebagai bekal dalam menempuh pendidikan dan menghadapi masa depan.
“Kesehatan menjadi bekal utama dalam menimba ilmu. Generasi penerus bangsa harus dipersiapkan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kesehatan fisik dan mentalnya. Oleh karena itu, kegiatan edukasi seperti ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran para remaja terhadap kesehatan,” ungkapnya.

Materi pertama disampaikan oleh Subandi yang memaparkan tentang Diabetes Melitus, mulai dari pengertian, faktor risiko, gejala, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak usia muda melalui pola makan sehat, aktivitas fisik yang cukup, serta penerapan gaya hidup sehat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai HIV/AIDS oleh dokter Ilham dari Puskesmas Purwodadi. Dalam paparannya, dr. Ilham mengupas tuntas bahaya HIV/AIDS yang masih menjadi ancaman bagi kalangan remaja. Ia menjelaskan mengenai cara penularan, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini.
Dr. Ilham mengingatkan para murid untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, khususnya penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta menghindari perilaku berisiko yang dapat menyebabkan penularan HIV.
“Remaja harus memiliki pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS agar mampu menjaga diri dan masa depannya. Hindari narkoba, jangan menggunakan jarum suntik secara bergantian, dan terapkan perilaku hidup sehat serta bertanggung jawab,” pesannya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan dan Puskesmas Purwodadi berharap para murid MAN 1 Grobogan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan tubuh yang sehat, mental yang kuat, dan pengetahuan yang memadai, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi muda yang unggul, berprestasi, serta siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas.
Dalam waktu yang bersamaan tim dari Puskesmas Purwoddai sigap melakukan skreening ke seluruh murid kelas X yang baru. Didampingi wali kelas murid baru semua terdata kesehatannya secara bergantian.
“Sehat Hari Ini, Berprestasi Esok Hari: Remaja Grobogan Lawan Diabetes dan HIV/AIDS dengan Pengetahuan dan Kepedulian.”(TK Mansagan)
