24 views

Deteksi Dini Kesehatan Jiwa dan Gaya Hidup Sehat Jadi Fokus Sosialisasi di MAN 1 Grobogan

Mansagan News– Kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik dan mental sejak usia sekolah menjadi perhatian dalam kegiatan sosialisasi kesehatan yang digelar di MAN 1 Grobogan , Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan tersebut digelar atas kerjasama MAN 1 Grobogan dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Purwodadi Grobogan. Dalam sosialisasi ini, menghadirkan narasumber Padmasari Mestikajati, Hartanto, dan dr. Messy Widiastuti dari Komisi E Provinsi Jawa Tengah, dengan materi seputar pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), gaya hidup sehat, serta deteksi dini kesehatan jiwa.

Kepala MAN 1 Grobogan, Kasmuin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi kesehatan sangat penting bagi para siswa untuk mendukung proses belajar sekaligus membangun kualitas hidup yang lebih baik.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi peserta didik. Semoga para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Arry  Wahyu Sasot, Kepala Balkesmas Wilayah Pati juga menyampaikan bahwa kesehatan jiwa menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapatkan perhatian sejak dini. Melalui kegiatan sosialisasi dan deteksi dini, para peserta diharapkan mampu mengenali berbagai tanda gangguan kesehatan mental sehingga dapat memperoleh penanganan yang tepat apabila diperlukan.

Dinas Kesehatan turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dukungan ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat promosi kesehatan, pencegahan penyakit, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental.

Dalam pemaparannya, Padmasari Mestikajati menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bertujuan meningkatkan deteksi dini berbagai masalah kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk mencegah penyakit berkembang lebih lanjut.

Sementara itu, Hartanto mengajak para peserta untuk menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghindari kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Pada sesi kesehatan jiwa, dr. Messy Widiastuti menekankan bahwa kesehatan mental memiliki peran besar dalam membentuk karakter, produktivitas, dan kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai kesehatan jiwa perlu terus ditingkatkan, terutama di kalangan remaja.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para siswa dan guru. Melalui sosialisasi ini diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental, sehingga mampu tumbuh menjadi pribadi yang sehat, tangguh, dan berprestas (TK Mansagan)