Mansagan News – Salat Jumat di madrasah, 17 juli 2026, Khatib M. Abduh, dalam khotbahnya mengingatkan umat Islam khususnya, keluarga besar MAN 1 Grobogan, pentingnya menjaga salat berjemaah sebagai salah satu amalan yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT.
Dalam khotbahnya, Beliau menjelaskan bahwa salat berjemaah bukan hanya ibadah yang dilakukan bersama-sama, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, kebersamaan, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Melalui salat berjemaah, seluruh jamaah berdiri sejajar tanpa membedakan status sosial, jabatan, maupun tingkat ekonomi.
M. Abduh menegaskan bahwa Rasulullah SAW telah menjelaskan keutamaan salat berjemaah yang pahalanya lebih besar dibandingkan salat sendirian. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memakmurkan masjid dan membiasakan diri melaksanakan salat secara berjamaah.
Menurutnya, tantangan kehidupan modern sering kali membuat seseorang larut dalam kesibukan pekerjaan, usaha, pendidikan, maupun urusan dunia lainnya. Namun, sesibuk apa pun seseorang, salat harus tetap menjadi prioritas utama karena merupakan kewajiban yang tidak dapat ditinggalkan.
Ia mengajak jemaah untuk segera menyambut panggilan azan dengan meninggalkan aktivitas yang tidak mendesak, kemudian mengambil wudu dan bergegas menuju masjid. Sikap tersebut merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus bukti bahwa seorang muslim menempatkan ibadah di atas kepentingan duniawi.
Dalam khotbahnya, M. Abduh juga mengingatkan bahwa salat merupakan tiang agama dan amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Oleh karena itu, menjaga salat berjemaah secara istiqamah menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Di akhir khotbah, ia berharap umat Islam dan keluarga besar MAN 1 Grobogan, senantiasa diberi kekuatan untuk menjaga salat lima waktu, memakmurkan masjid, serta menjadikan keluarga dan generasi penerus sebagai pribadi-pribadi yang mencintai dan menegakkan salat berjemaah(TK Mansagan)
