Mansagan News-Grobogan, 8 Agustus 2026 rasa kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar MAN 1 Grobogan melalui kegiatan donor darah sukarela. Mengusung semangat “Geliat Kemanusiaan”, kegiatan donor darah dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bekerja sama dengan PMI Kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pendidikan kepedulian sosial di lingkungan madrasah. Tim dari PMI Kabupaten Grobogan hadir langsung untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan seluruh proses donor darah berlangsung aman dan sesuai prosedur.
Antusiasme warga madrasah cukup tinggi. Dari kegiatan tersebut berhasil dihimpun 42 kantong darah dengan rincian: golongan A: 11 kantong, golongan B: 12 kantong, golongan O: 17 kantong, dan golongan AB: 2 kantong
Kegiatan donor darah juga didampingi secara langsung oleh Tim PMI Kabupaten Grobogan bersama PMR Wira MAN 1 Grobogan. Kehadiran anggota PMR Wira tidak hanya membantu kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi para murid tentang pentingnya kepedulian, kerelawanan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu pendamping kegiatan, Nur Agni Ruliyatna, mengungkapkan rasa bahagianya melihat semakin banyak murid yang memenuhi persyaratan untuk menjadi pendonor.
“Kami merasa bahagia karena dari waktu ke waktu semakin banyak murid yang memenuhi syarat untuk mengikuti donor darah. Ini menunjukkan tumbuhnya kesadaran dan kepedulian mereka terhadap sesama,” ungkapnya.
Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Melalui pengalaman langsung berbagi darah, murid diajak memahami bahwa membantu orang lain dapat dilakukan dengan tindakan sederhana, tetapi memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan sesama.

Nur Agni berharap kegiatan donor darah di MAN 1 Grobogan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Harapannya, aksi kemanusiaan seperti ini terus berlanjut. Anak-anak perlu dilatih sejak sekarang untuk selalu peduli terhadap sesama dan memiliki jiwa kemanusiaan. Setetes darah yang kita berikan mungkin sangat berarti bagi kehidupan orang lain,” lanjutnya.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen MAN 1 Grobogan dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian, empati, gotong royong, dan kemanusiaan kepada peserta didik. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan madrasah, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan yang dibawa murid dalam kehidupan bermasyarakat.
42 kantong darah yang terkumpul hari ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dengan sesuatu yang besar. Dari satu tindakan sederhana, lahir harapan bagi mereka yang membutuhkan. MAN 1 Grobogan Bergerak Bersama, Peduli Sesama.(TK Mansagan)
