21 views

Selawat untuk Negeri, Teladan untuk Negeri: Meneladani Akhlak Rasulullah

Mansagan News-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan penuh semangat dengan mengusung tema “Selawat untuk Negeri, Teladan untuk Negeri.” Kegiatan tersebut menghadirkan Kiai Dr. Mustaghfirin, M.Ag. sebagai penceramah. Peringatan maulid ini dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Agustus 2026 di Masjid Ki Abdurahman MAN  1   Grobogan.

Dalam tausiyahnya, Kiai Mustaghfirin menegaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan manusia pilihan Allah SWT yang akhlaknya menjadi teladan sekaligus kiblat bagi seluruh umat Islam. Meneladani Rasulullah, menurutnya, tidak cukup hanya dengan memperbanyak selawat, tetapi juga harus diwujudkan melalui perilaku dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah adalah manusia pilihan. Akhlak beliau menjadi teladan bagi seluruh umat Islam. Karena itu, kecintaan kepada Rasulullah harus dibuktikan dengan mengikuti akhlak dan tuntunan beliau,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kiai Mustaghfirin juga menguraikan tentang kewajiban orang tua terhadap anak. Ia menjelaskan bahwa terdapat sejumlah tanggung jawab penting orang tua, di antaranya memberikan nama yang baik, memberikan pendidikan, serta menikahkan anak ketika telah memenuhi syarat dan waktunya.

Penjelasan tersebut disampaikan dengan landasan hadis Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi pengingat bagi para orang tua agar tidak hanya memenuhi kebutuhan materi anak, tetapi juga memberikan pendidikan, keteladanan, dan pembinaan akhlak.

Sementara itu, Kepala Madrasah  Kasmui menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh kekhidmatan. Ia berharap momentum Maulid tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kecintaan yang lebih kuat kepada Rasulullah SAW.

“Kita harus berani mencintai Rasulullah dengan sungguh-sungguh. Kecintaan itu harus terlihat dalam sikap, perilaku, dan akhlak kita sehari-hari,” pesan Kepala Madrasah.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar madrasah, khususnya para generasi muda, untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam belajar, bergaul, bekerja, dan memberikan manfaat bagi sesama.

Melalui peringatan Maulid Nabi dengan tema “Selawat untuk Negeri, Teladan untuk Negeri”, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya mencintai Rasulullah melalui selawat, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan. Dengan akhlak yang baik, kecintaan kepada Nabi diharapkan menjadi energi untuk membangun negeri yang damai, berkarakter, dan penuh keberkaha(TK Mansagan)