Grobogan, 4 September 2026 , sebanyak 18 siswa MAN 1 Grobogan tengah mematangkan persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Mereka akan mewakili madrasah dalam enam mata pelajaran, yakni Matematika, Fisika, Biologi, Ekonomi, Geografi, dan Kimia.
Masing-masing mata pelajaran diwakili oleh tiga murid. Dengan demikian, MAN 1 Grobogan menyiapkan tiga peserta untuk setiap bidang, yang secara keseluruhan berjumlah 18 murid.
Dalam menghadapi kompetisi tersebut, para murid menjalani pembinaan secara intensif bersama guru pendamping masing-masing mata pelajaran. Mereka belajar dengan sungguh-sungguh, memperdalam materi, serta berlatih mengerjakan soal-soal olimpiade sebagai bagian dari persiapan akademik.
Semangat belajar ditunjukkan melalui latihan yang dilakukan secara konsisten. Para peserta terus berupaya meningkatkan pemahaman, ketelitian, dan kemampuan menyelesaikan soal. Pendampingan guru menjadi bagian penting dalam mengarahkan proses belajar agar lebih terstruktur dan sesuai dengan karakteristik setiap mata pelajaran.
Hari ini, para peserta mulai mengikuti simulasi OMI. Kegiatan simulasi berjalan lancar dan menjadi kesempatan bagi murid untuk mengukur kesiapan sekaligus membiasakan diri dengan suasana kompetisi.
Melalui simulasi tersebut, peserta diharapkan semakin siap menghadapi tantangan olimpiade. Hasil latihan dan simulasi juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki strategi belajar sebelum pelaksanaan OMI.
Waka Kurikulum bidang akademik Alifah Robiatun senantiasa mengingatkan para peserta agar selalu belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak lupa berdoa. Pesan tersebut menjadi penguatan bagi siswa untuk menjalani proses persiapan dengan disiplin, semangat, dan penuh keyakinan.

“Belajar dengan sungguh-sungguh dan berdoa harus terus dilakukan. Ikhtiar yang konsisten akan memberikan dampak baik bagi kesiapan dan hasil yang diharapkan,” demikian pesan yang disampaikan kepada para murid peserta OMI.
Salah satu murid peserta OMI bernama Muncar Meliani mengaku semangat belajar dan terus gigih belajar. Dia yakin bahwa dalam kompetisi harus berhasil. Karena sudah mempersiapkan dengan matang.
“OMI tahun ini aku harus berhasil, karena aku sudah berusaha dan beriktiar dengan belajar dan terus membagi waktu untuk belajar. Dan harapan saya mengulang prestasi seperti di ajang kompetisi OSMA beberapa bulan yang lalu.” Ungkap Muncar.

MAN 1 Grobogan terus mendorong para siswa untuk memberikan kemampuan terbaiknya dalam ajang OMI. Dengan dukungan guru pendamping, kerja keras peserta, serta doa dan ikhtiar yang berkelanjutan, madrasah berharap keenam tim dapat tampil optimal dan membawa nama baik MAN 1 Grobogan( TK Mansagan)
