22 views

Gelombang Bahagia SPAN-PTKIN 2026, 239 Murid MAN 1 Grobogan Raih Tiket Menuju Kampus Impian

Mansagan News – Sore itu, Selasa, 7 April 2026 pukul 15.00 WIB, menjadi momen yang tak mudah dilupakan. Di balik layar-layar ponsel dan komputer, harap, doa, dan degup jantung para murid kelas XII MAN 1 Grobogan berpadu dalam satu waktu. Hingga akhirnya, kabar yang dinanti itu benar-benar datang membawa tangis haru, sujud syukur, dan senyum kebahagiaan.

Pengumuman Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 menjadi saksi keberhasilan luar biasa. Dari total 356 murid, sebanyak 239 murid dinyatakan lolos dan diterima di berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh penjuru Indonesia.

Angka ini bukan sekadar statistik. Ia adalah cerita tentang perjuangan panjang, malam-malam yang diisi doa, bimbingan tanpa lelah dari guru, serta keyakinan yang tak pernah padam.

Sebaran kampus tujuan para murid pun menunjukkan capaian yang membanggakan, di antaranya UIN Walisongo Semarang sebanyak 125 murid, UIN Raden Mas Said Surakarta 58 murid, UIN Sunan Kudus 13 murid, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 9 murid, serta tersebar di berbagai PTKIN lainnya seperti UIN Salatiga, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, hingga luar Jawa seperti IAIN Langsa dan UIN Sumatera Utara Medan.

Kepala Madrasah, Kasmuin, tak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya. Baginya, keberhasilan ini adalah jawaban dari doa panjang yang dipanjatkan bersama.

“Alhamdulillah, ini adalah kebahagiaan yang luar biasa. Kami sangat bangga kepada anak-anak yang telah berjuang dengan sepenuh hati. Semoga mereka dapat menimba ilmu di perguruan tinggi negeri Islam impiannya dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tuturnya penuh haru.

Ia juga menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih gemilang.

Rasa syukur yang sama disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Alifah Robiyatun. Ia menyoroti peran besar para guru yang dengan penuh kesabaran mendampingi murid dalam setiap prosesnya.

“Capaian ini tidak lepas dari kerja keras luar biasa Bapak/Ibu guru, khususnya Tim BK yang telah mendampingi murid dengan penuh kesabaran dan ketulusan. Terima kasih atas dedikasi yang telah mengantarkan anak-anak kita meraih hasil yang diimpikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sri Hastuti sebagai perwakilan Tim BK turut merasakan kebahagiaan yang sama. Ia melihat langsung bagaimana proses panjang itu dijalani oleh para murid dengan penuh perjuangan.

“Kami sangat bangga. Ini adalah hasil dari usaha, doa, dan kesungguhan anak-anak. Setiap proses yang mereka lalui akhirnya membuahkan hasil yang indah,” ujarnya.

Ia pun memberikan pesan penuh makna kepada para murid yang telah diterima.

“Jangan pernah berhenti belajar. Tetaplah rendah hati, jaga akhlak, dan buktikan bahwa kalian adalah generasi terbaik yang membawa nama baik madrasah,” pesannya.

Momen ini bukan hanya tentang kelulusan, tetapi tentang mimpi yang mulai menemukan jalannya. Dari ruang-ruang kelas sederhana di MAN 1 Grobogan, kini langkah-langkah besar mulai terarah menuju kampus-kampus impian. Satu per satu doa telah dijawab. Dan hari itu, MAN 1 Grobogan benar-benar dipenuhi oleh rasa haru, bangga, dan harapan yang menggebu untuk masa depan yang lebih cerah. (TK Mansagan)