9 views

Gerakan Cinta Lingkungan Diperkuat, MAN 1 Grobogan Matangkan Program Adiwiyata

Mansagan News – Kepala Madrasah MAN 1 Grobogan, Kasmuin, melaksanakan kegiatan pembinaan kepada dewan guru pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di ruang guru. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran wakil kepala madrasah, meliputi bidang Sarana dan Prasarana, Humas, Kurikulum, serta Kemuridan.

Pembinaan ini menjadi tindak lanjut dari surat tugas terkait program Adiwiyata yang tengah diupayakan madrasah. Kegiatan tersebut juga berlandaskan pada Surat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Nomor B-576/Kw.11.2/PP.03/03/2026 tanggal 1 Maret 2026 tentang penyesuaian batas akhir seleksi Calon Sekolah Adiwiyata (CSA) Provinsi Jawa Tengah.

Dalam arahannya, Kasmuin menekankan pentingnya peran seluruh warga madrasah dalam mendukung terwujudnya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Ia menyampaikan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan sebuah gerakan bersama untuk membangun kesadaran ekologis di lingkungan madrasah.

“Adiwiyata harus kita maknai sebagai budaya, bukan hanya program. Ini adalah bagian dari upaya kita membentuk madrasah yang cinta lingkungan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kasmuin juga mengaitkan program Adiwiyata dengan implementasi kurikulum berbasis cinta atau pembelajaran mendalam (deep learning). Menurutnya, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan harus terintegrasi dalam proses pembelajaran di kelas maupun dalam kegiatan keseharian murid.

“Pembelajaran tidak hanya berfokus pada kognitif, tetapi juga harus menyentuh kesadaran dan kepedulian. Lingkungan menjadi media nyata untuk menanamkan nilai tersebut,” imbuhnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Alifah Robiyatun. Ia menegaskan bahwa Adiwiyata sangat selaras dengan arah pengembangan kurikulum di madrasah.

“Program Adiwiyata ini sangat relevan dengan pembelajaran berbasis cinta dan pembelajaran mendalam. Kami di bidang kurikulum siap mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan ke dalam proses pembelajaran, sehingga tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari budaya belajar murid,” ungkapnya.

Dalam suasana pembinaan yang berlangsung hangat dan interaktif, para wakil kepala madrasah lainnya turut menyampaikan kesiapan masing-masing bidang dalam menyukseskan program Adiwiyata, baik dari sisi sarana prasarana, publikasi, maupun pembinaan kemuridan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen MAN 1 Grobogan dapat semakin solid dalam menyiapkan data dukung serta implementasi nyata program Adiwiyata, sehingga mampu mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga berkarakter cinta lingkungan. (TK Mansagan)