61 views

Semangat Berbagi di Bulan Ramadan: Pentasyarufan Zakat Fitrah Siswa MAN 1 Grobogan Berjalan Lancar

Mansagan News – Kegiatan pentasyarufan zakat fitrah siswa MAN 1 Grobogan berlangsung dengan lancar pada Senin, 16 Maret 2026. Zakat fitrah yang dikumpulkan dari para siswa berhasil disalurkan kepada para penerima yang berhak (asnaf) di lingkungan sekitar madrasah.

Pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah tahun ini dikelola oleh panitia amil zakat yang terdiri dari pengurus OSIS serta Tim Keislaman MAN 1 Grobogan. Seluruh proses mulai dari pengumpulan, penimbangan, hingga pengemasan dilakukan secara tertib, dan penuh tanggung jawab oleh panitia.

Dari hasil pengumpulan zakat fitrah para siswa, terkumpul beras sebanyak 3.330 kilogram. Beras tersebut kemudian dikemas menggunakan plastik menjadi 666 paket untuk memudahkan proses pendistribusian kepada para mustahik.

Dalam Islam, zakat disalurkan kepada delapan golongan yang berhak menerima atau yang dikenal dengan istilah asnaf. Delapan golongan tersebut yaitu fakir, miskin, amil zakat, mualaf, riqab (hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri), gharim (orang yang memiliki utang dan tidak mampu membayarnya), fisabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), serta ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan). Penyaluran zakat fitrah di MAN 1 Grobogan difokuskan kepada masyarakat sekitar yang termasuk dalam golongan yang membutuhkan, khususnya fakir dan miskin di lingkungan madrasah.

Seluruh paket zakat fitrah yang telah dikemas kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar MAN 1 Grobogan. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus sarana pembelajaran bagi para siswa untuk memahami secara langsung praktik pelaksanaan zakat fitrah dalam kehidupan bermasyarakat.

Salah satu anggota tim Keislaman, Nurul Faizanik, menyampaikan bahwa proses penyaluran zakat dilakukan dengan pendampingan agar tepat sasaran. “Saya mendampingi penuh proses penyaluran zakat fitrah para amil zakat, agar penyaluran zakat tersebut tepat pada sasaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami kewajiban zakat secara teori, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekitar madrasah. (TK Mansagan)