Mansagan News – Keluarga besar MAN 1 Grobogan melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Ki Abdur Rahman dengan khotib Abdul Syakur yang menyampaikan khotbah bertema “Pentingnya Pendidikan Agama di Era Disrupsi.”
Dalam khotbahnya, khotib mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana perkembangan teknologi digital, media sosial, dan kecerdasan buatan telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Era disrupsi ditandai oleh derasnya arus informasi yang dapat memberikan manfaat sekaligus menimbulkan berbagai tantangan moral dan sosial.
Abdul Syakur menegaskan bahwa pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan keislaman, tetapi juga sebagai pembentuk karakter, akhlak, dan kepribadian yang kuat. Menurutnya, generasi muda membutuhkan bekal iman yang kokoh agar mampu menyaring informasi, menghindari pengaruh negatif, serta memanfaatkan teknologi secara bijaksana untuk kemaslahatan umat.
“Di tengah kemudahan akses informasi, pendidikan agama menjadi kompas yang membimbing manusia untuk tetap berada di jalan yang benar. Kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan kemajuan akhlak,” ujar beliau dalam khotbahnya.
Khotib juga mengingatkan pentingnya budaya tabayun atau verifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya. Nilai-nilai tersebut merupakan ajaran Islam yang sangat relevan dalam menghadapi fenomena penyebaran informasi yang begitu cepat di era digital. Pendidikan agama yang kuat akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan moral.
Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh warga madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, murid, hingga orang tua, untuk terus bersinergi dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan agama tidak cukup hanya dilaksanakan di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku, budaya belajar, dan interaksi sosial.
Pesan khotbah tersebut sejalan dengan komitmen MAN 1 Grobogan dalam mengembangkan pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Berbagai program penguatan literasi, moderasi beragama, dan prestasi akademik yang dikembangkan madrasah menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang unggul, berdaya saing, serta berakhlakul karimah.
Melalui khotbah Jumat ini, diharapkan seluruh jamaah semakin menyadari pentingnya pendidikan agama sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan era disrupsi, sehingga lahir generasi yang berilmu, beriman, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara. (TK Mansagan)
