12 views

PEDULI LINGKUNGAN MADRASAH: KREASI POT DAUR ULANG WUJUDKAN MADRASAH HIJAU DAN SEHAT

Mansagan News- Lingkungan yang sehat menjadi dambaan kita semua. Kepedulian terhadap lingkungan terus digelorakan di lingkungan madrasah melalui kegiatan kreatif dan kolaboratif antara guru dan murid. Salah satu aksi nyata yang dilakukan adalah pemanfaatan pot hasil karya murid dari bahan daur ulang, seperti ban bekas dan botol plastik yang telah dihias dengan menarik.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh para guru, yakni Endang Dwi Lestari, Eny Yulika, dan Nanik Susilowati, yang dengan penuh dedikasi membimbing para murid dalam mengelola pot-pot tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Bersama para murid pencinta lingkungan, mereka berbondong-bondong melakukan kegiatan gotong royong menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman obat keluarga.

Ban bekas yang telah dihias kini difungsikan sebagai pot besar yang kokoh, sementara botol plastik dimanfaatkan sebagai pot kecil dan pot gantung yang tertata rapi di area taman madrasah. Beragam tanaman seperti sayuran hijau dan tanaman obat mulai tumbuh menghiasi lingkungan, menciptakan suasana yang asri dan menyegarkan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga pada pemanfaatan lahan kosong serta perawatan taman yang ada di sekitar madrasah. Para murid diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta memahami manfaat tanaman bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif yang tinggi. Pemanfaatan pot daur ulang dijadikan sebagai media pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Biologi, IPA, dan Prakarya. Para murid dapat belajar secara langsung tentang proses pertumbuhan tanaman, pengelolaan limbah, hingga keterampilan berkarya dari bahan bekas.

Selain sebagai media pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi ketahanan pangan dan gizi sehat. Dengan menanam sayuran dan tanaman obat secara mandiri, para murid dikenalkan pada pentingnya konsumsi pangan sehat serta kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan sederhana.

Taman hasil karya bersama ini juga difungsikan sebagai tempat praktik budidaya tanaman ramah lingkungan. Murid belajar teknik menanam, merawat, hingga memanen tanaman dengan metode yang sederhana namun berkelanjutan.

Hasil panen dari kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk kantin sehat madrasah atau dibagikan kepada warga sekolah. Dengan demikian, manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan secara edukatif, tetapi juga secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, keberadaan taman yang hijau ini turut mendukung program penghijauan serta meningkatkan keanekaragaman hayati di lingkungan madrasah. Berbagai jenis tanaman yang ditanam memberikan kontribusi positif terhadap kualitas udara dan kenyamanan lingkungan belajar. Melalui kegiatan ini, madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata dalam membangun karakter peduli lingkungan. Kebersamaan antara guru dan murid dalam merawat lingkungan menjadi bukti bahwa langkah kecil seperti memanfaatkan limbah dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian alam, kesehatan, dan kesejahteraan bersama(TK Mansagan)