51 views

Pelantikan Bantara di Barak Bantir Sumowono, Murid MAN 1 Grobogan Tempuh Proses Penuh Makna dan Tantangan

Mansagan News – Semangat, kebersamaan, dan ketangguhan berpadu dalam kegiatan Pelantikan Bantara yang diikuti oleh murid MAN 1 Grobogan di Barak Bantir, Sumowono, Semarang pada tanggal 24–26 April 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam perjalanan kepramukaan, sekaligus pembentukan karakter bagi para penegak bantara.

Sebelum keberangkatan, Ka. Mabigus yang juga Kepala Madrasah, Kasmuin, menyampaikan doa dan pesan penuh makna kepada para peserta. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat bagi peserta.

“Kami mendoakan semoga kegiatan pelantikan bantara ini berjalan lancar. Jaga kesehatan, jaga unggah-ungguh selama berada di tempat baru, serta patuhi arahan kakak-kakak pembina dan bapak-bapak Tentara dari Kodim Bantir,” pesannya.

Kegiatan diawali pada Jumat, 24 April 2026 dengan rangkaian upacara adat dan pembukaan di aula madrasah, sebelum peserta diberangkatkan menuju bumi perkemahan Bantir. Setibanya di lokasi, peserta langsung mengikuti berbagai materi pembinaan, mulai dari bedah SKU, manajemen kegiatan, hingga penguatan peran sebagai penegak bantara.

Tidak hanya materi, peserta juga ditempa melalui kegiatan fisik dan kedisiplinan seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB), apel, serta pembiasaan ibadah berjamaah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan.

Memasuki hari kedua, Sabtu, 25 April 2026, kegiatan semakin menantang. Dimulai sejak dini hari dengan sholat tahajud dan subuh berjamaah, peserta kemudian mengikuti berbagai aktivitas seperti olahraga, hiking, survival di alam, hingga materi penanggulangan bencana. Kegiatan outbond pun turut mewarnai hari dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Puncak kegiatan berlangsung pada malam hari melalui upacara api unggun yang dilanjutkan dengan pentas seni. Suasana semakin khidmat saat memasuki prosesi pelantikan bantara yang digelar pada malam renungan. Dalam suasana hening dan penuh makna, para peserta resmi dikukuhkan sebagai penegak bantara setelah melalui serangkaian proses pembinaan.

Hari terakhir, Ahad, 26 April 2026, diisi dengan evaluasi kegiatan, bersih-bersih lingkungan, serta upacara penutupan sebelum peserta kembali ke madrasah.

Keberhasilan kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Ka Gudep Putra, Budi Sunyoto. Ia menyampaikan bahwa kelancaran pelantikan tidak lepas dari kerja sama yang solid dari seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Ini berkat kerja sama semua pihak, mulai dari dewan ambalan, kakak-kakak pembina, hingga seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Pelantikan bantara ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi proses pembentukan mental, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, murid MAN 1 Grobogan diharapkan mampu menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibangun di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang menguji fisik, mental, dan kebersamaan. (TK Mansagan)