152 views

40 Caba Resmi Dilantik Jadi Bantara, Momen Haru di Barak Bantir Sumowono Warnai Pramuka MAN 1 Grobogan

Mansagan News– Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti prosesi pelantikan Bantara Pramuka MAN 1 Grobogan yang digelar pada Minggu, 26 April 2026 di Barak Militer Bantir, Sumowono, Kabupaten Semarang. Sebanyak 40 Calon Bantara (Caba) resmi dikukuhkan menjadi Bantara setelah melalui rangkaian proses panjang dan penuh tantangan.

Pelantikan ini menjadi puncak dari perjalanan yang tidak mudah. Para peserta telah melewati berbagai tahapan, mulai dari latihan rutin, pembinaan karakter, hingga kegiatan lapangan yang menguji ketahanan fisik dan mental. Tak heran, momen pelantikan menjadi titik emosional yang penuh kebanggaan bagi para peserta.

Dalam sambutannya, Pembina Pramuka MAN 1 Grobogan, Budi Sunyoto, menegaskan bahwa kepramukaan memiliki peran besar dalam membentuk karakter sekaligus bekal masa depan.

“Pramuka mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Apa yang kalian pelajari di sini akan menjadi modal besar ketika kalian terjun ke masyarakat dan dunia profesional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai seorang Bantara.

“Menjadi Bantara berarti siap menjadi teladan. Kalian harus mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang baik bagi adik-adik kalian,” tambahnya.

Senada dengan itu, Pradana Putra MAN 1 Grobogan, Rizky Tri Andhika Prawida, turut menyampaikan harapan kepada para Bantara yang baru dilantik.

“Saya berharap kalian tidak hanya bangga dengan tanda yang disematkan, tetapi juga mampu menjaga amanah dan terus berkembang. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk masa depan dan menjadikan kalian pribadi yang tangguh serta menginspirasi,” tuturnya.

Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan cerita perjuangan yang tidak mudah. Salah satu peserta, Ade Irma Oktaviani, mengaku sempat berada di titik terberat selama mengikuti kegiatan.

“Saya sempat merasa tidak kuat dan hampir menyerah karena kondisi yang cukup berat. Tapi berkat dukungan teman-teman dan tekad untuk bertahan, akhirnya saya bisa melewati semuanya. Sekarang rasanya lega dan bangga karena bisa sampai di titik ini,” ungkapnya penuh haru.

Pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan proses pembinaan karakter yang telah dilalui. Diharapkan, para Bantara yang telah dilantik mampu menjadi generasi pramuka yang tangguh, berkarakter kuat, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (TK Mansagan)